PEKANBARU | ARUSMALAKA.COM

Lama berkiprah di dunia arsitektur di Pekanbaru, Riau, Nursafwan kembali ke kampung halaman, mengabdikan diri pada kegiatan sosial di tengah geliat kota kabupaten Bintan yang mulai berkembang.

Itu dibuktikan Nursafwan dengan aktif berorganisasi di IPPK (Ikatan Pemuda Pemudi Kijang) sebagai Ketua, juga bergabung di partai sebagai Ketua Partai PPP Kijang Kota. Selain aktif di KNPI provinsi Kepulauan Riau, serta aktif pada kegiatan-kegiatan Keagamaan, juga aktif di komunitas Offroad, komunitas Motor Antiq.

Arsitek muda lulusan Institut Sains Dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta Selatan, dan ADVI (Akademi Design & Visual) Jakarta Selatan ini banyak terlibat dalam pekerjaan arsitektural di kota Pekanbaru dan beberapa kota lain, selain kota kelahirannya. Salah satunya, sempat terlibat dalam pendirian Masjid Raya Kota Padang serta sebagai tenaga ahli Arsitek PT Evan Group Indonesia, disamping merancang tempat-tempat ibadah di wilayah lokal dengan gratis.

Bang Iwan (53), demikian ia akrab disapa, berkeinginan memajukan daerah dimana ia lahir dan tinggal saat sekarang sehingga memotivasi dirinya untuk maju sebagai Calon Legislatif di DPRD kabupaten Bintan, Dapil 3, yang melingkupi wilayah Kijang Kota, Sungai Enam, Gunung Lengkuas, Sungai Lekop.

Dengan kepulangannya dari tanah rantau, kini Nursafwan menghabiskan waktunya pada kegiatan-kegiatan kepemudaan juga sosial di tanah kelahiran, kelurahan Kijang Kota, kecamatan Bintan Timur kabupaten Bintan provinsi Kepulauan Riau.

Kabupaten Bintan yang tengah menata diri itu, memanggil Nursafwan untuk mencurahkan perhatiannya. Dan senyatanya beberapa kecamatan di kabupaten Bintan terdapat kegiatan ekonomi rakyat, yakni kerajinan kain Tenun Songket, Tanjak dan Batik, Anyaman, Ukiran, Alas Kaki, dan produk kerajinan lainya. Selain kuliner khas kepulauan (Melayu), seperti otak-otak tulang, ikan dan sotong, dari sekian banyaknya masakan khas setempat.

Kabupaten Bintan juga sebagai pintu masuk destinasi wisata mancanegara ketiga di Indonesia, yang miliki deretan wisata edun, diantaranya Lagoi Bay, Treasure Bay, Poyotomo, Wisata Ekang Anculai, Gurun Pasir Busung, Trikora Beach dan Patung Seribu. Semisal Poyotomo, selain alamnya yang elok juga suguhkan pemancingan dengan ikan yang besar-besar, plus pusat buah durian.

Itu semua akan mendongkrak ekonomi warga, dimana Nursafwan miliki visi, bahwa kemajuan suatu daerah dimulai dari warganya, khususnya anak-anak muda yang peduli, peka dan kreatif serta sinergis dengan pemerintah.

(Jun)