MEDAN | ARUSMALAKA.COM

Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara menggandeng Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Pimpinan Wilayah Provinsi Sumut untuk memperkuat dan optimalisasi program Merdeka Belajar di Lingkungan Pendidikan Muhammadiyah se-Sumut.

Kegiatan diawali dengan pertemuan penjajakan kerjasama antara kedua belah pihak pada 19 September 2023 bertempat di BPMP Sumut dalam rangka membangun sinergi dan kolaborasi. Melalui kolaborasi ini BPMP Sumut dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah bekerjasama menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Implementasi Program Merdeka Belajar di Lingkungan Pendidikan Muhamamdiyah yang dilaksanakan pada 21 Oktober 2023 bertempat di Aula Sisingamangaraja Gedung BPMP Sumut.

Tujuan dari Bimtek ini adalah untuk mengoptimalkan implementasi Program Merdeka Belajar di sekolah-sekolah Muhammadiyah, baik itu bagi sekolah Penggerak maupun sekolah yang melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Majelis Dikdasmen Muhammadiyah melalui Bimtek ini mengundang para Pengurus Majelis Dikdasmen Muhammadiyah dari kabupaten/kota se Sumut. Sebanyak 150 orang peserta hadir dalam mengikuti Bimtek yang narasumbernya difasilitasi oleh BPMP Sumut.

Kepala BPMP Provinsi Sumut Drs. Irwan Safii M.Pd menyampaikan bahwa kerjasama dengan Muhammadiyah Sumut ini sangat strategis untuk membangun berkolaborasi dengan stakeholder kunci dalam rangka membangun ekosistem pendidikan di Provinsi Sumut. Muhammadiyah merupakan organisasi masyarakat yang sangat besar dan memiliki banyak layanan pendidikan.

“Bagi kami ini merupakan kerjasama yang sangat strategis, kita tahu bahwa Muhamamdiyah merupakan organisasi besar yang memiliki banyak layanan pendidikan. Oleh karena itu saya sangat mendukung kolaborasi BPMP Sumut dengan Muhammadiyah Sumut melalui Majelis Dikdasmen dalam rangka optimalisasi implementasi Program Merdeka Belajar di lingkungan Pendidikan Muhammadiyah”, ungkap Irwan Safii.

Kami juga berharap melalui kolaborasi ini, sekolah-sekolah Muhammadiyah baik dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK dapat menjadi sekolah-sekolah percontohan yang berhasil dalam mengimplementasikan Merdeka Belajar di Provinsi Sumut, terang Irwan Safii.

Secara terpisah Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut Dr. Aswin Bancin, M.Pd menyampaikan bahwa kerjasama inilah yang kami harapkan selama ini. Misi utama kami adalah bagaimana meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah yang kami kelola, sehingga bisa menjadi sekolah unggul.

“Apresiasi dan terimakasih kami sampaikan kepada BPMP Provinsi Sumut yang telah bersedia bekerjasama dan berkolaborasi dengan kami Majelis Dikdasmen Sumut melalui kegiatan Bimtek Optimalisasi Implementasi Program Merdeka Belajar di Lingkungan Pendidikan Muhammadiyah. Semoga kolaborasi ini terus berkelanjutan”, ungkap Aswin Bancin.

Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan selama satu hari penuh dari Jam 08.00 sampai dengan 21.30, bertempat di Aula Sisingamangaraja Gedung BPMP Provinsi Sumut. Setelah kegiatan pembukaan dilaksanakan, langsung dilanjutkan dengan sesi materi pertama tentang Kebijakan Merdeka Belajar, dan materi berikutnya tentang Asesmen Nasional, Raport Pendidikan, Perencanaan Berbasis Data, Transformasi dan Pemulihan Pembelajaran, Sekolah Penggerak, Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Gerakan Sekolah Sehat, Sekolah Inklusi, dan Kemitraan.

Metode kegiatan dilakukan dengan model paparan oleh narasumber dari widyaprada dan staf BPMP Sumut, tanya jawab dan diskusi, diskusi kelompok dan presentasi kelompok yang difasilitasi oleh Konsultan BPMP Sumut. Pada akhir sesi seluruh materi, peserta berada dalam kelompok Kabupaten/kota bekerja menyusun Rencana Tindak Lanjut yang nantinya akan menjadi rekomendasi program Merdeka Belajar di daerahnya masing-masing.

(AM-01)