TEBING TINGGI | ARUSMALAKA.COM

Dari hasil proses pemeriksaan beberapa hari terkait kasus lakalantas mengakibatkan 9 penumpang mini bus Avanza meninggal dunia di tempat, akhirnya Polres Tebing Tinggi menetapkan sopir Avanza sebagai tersangka dalam kecelakaan maut di Jalinsum Tebing Tinggi–Pematang Siantar Desa Naga Kesiangan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) itu. Sedangkan sopir bus Intra dijadikan saksi.

Penetapan sopir Avanza yang dikemudikan almarhum Fahrul Hanafi, setelah satuan lalulintas unit lakalantas melakukan olah tempat kejadian perkara dan hasil dari gelar kasus di Mapolres Tebing Tinggi.

Kapolres TebingTinggi AKBP Agus Sugiarso Sik,saat di jumpai Wartawan di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2021) mengatakan, dalam kasus kecelakaan itu dari hasil penyelidikan ke penyidikan, dari dugaan sementara penyebab kecelakaan ini diakibatkan kelalaian pengemudi dari sopir mobil Avanza.

Lanjut Kapolres, pihaknya sudah menetapkan sopir mobil Avanza sebagai tersangka. Disampaikannya, bahwa awal kecelakaan itu diduga akibat mobil Avanza mengalami pecah ban di bagian depan. Selain itu dari mobil Avanza melebih kecepatan dan melebihi muatan.

“Rencananya Polres Tebing Tinggi akan menghentikan penyidikan terhadap kasus lakalantas di Desa Naga Kesiangan yang mengakibatkan 9 orang meninggal dunia. Pasalnya tersangkanya sudah meninggal dunia, namun terlebih dahulu akan dilakukan gelar perkara kasus lakalantas ini,” kata Kapolres.

(Sugito)