Oleh : Drs Syaiful Syafri MM

Pada tanggal 21 Pebruari 2020 yang lalu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Peraturan No 10 Tahun 2020 meluncurkan Program Indonesia Pintar.

Hal ini sejalan dengan Undang Undang No 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi bahwa Pemerintah menjamin anak Indonesia kurang mampu yang memiliki prestasi dapat terus menempuh pendidikan ke jenjang kuliah.

Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang diluncurkan sesuai pedoman bahwa pemerintah menjamin pemerataan akses pendidikan tinggi sehingga terwujud SDM Indonesia yang unggul, kompetitif dan berkarakter dengan pedoman program merdeka belajar.

Salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Sumut yang mendapat Program KIP Kuliah adalah Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Melihat peluang ini para pendamping PKH yang dikoordinir Mukhrizal Arif SPdI, MPd menginventarisir dan memotifasi Putra/i berprestasi Batu Bara yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan untuk ikut mendaftar KIP Kuliah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Menerima laporan kerja PKH tersebut, Bupati Batu Bara Ir H Zahir M.AP yang memang memiliki komitmen dan perhatian tinggi terhadap peningkatan SDM masyarakat Batu Bara khususnya warga tidak mampu, menugaskan Kepala Dinas Sosial, Dinas PMD, Dinas Catatan Sipil serta para camat untuk membantu memfasilitasi anak warga tidak mampu khususnya PKH untuk mendaftar KIP Kuliah di UMSU.

Selanjutnya dengan terbitnya Keputusan Rektor UMSU Dr Agusani MSI Nomor 2097/kep/II-3-AU/UMSU/F 2020 tertanggal 19 September 2020 tentang Beasiswa Program KIP Kuliah, maka Bupati Batu Bara Ir H Zahir M.AP menugaskan Kepala Dinas Sosial, PMD, Kordinator PKH Mukhrizak Arif. S.PdI, MPd untuk mengundang para Mahasiswa KIP Kuliah asal PKH Batu Bara agar mendapat bimbingan dan Arahan PR III UMSU Dr Rudianto MSI, Dr. M. Arifin SPD, MPD dan Radiman SE, MSI tentang penjelasan tehnis bagi para Mahasiswa ini sebagai peserta KIP Kuliah.

Pertemuan antara Bupati Batu Bara Ir H Zahir M,AP didampingi PR III UMSU Dr Rudianto MSI dengan para Mahasiswa UMSU Program KIP Kuliah dilaksanakan 7 Oktober di Aula Sekolah SMP Negeri 1 Lima Puluh dan dihadiri Kapolres AKBP Ikhwan Lubis SH, MH, Ketua TBUPP Drs Syaiful Syafri MM, Anggota DPRD Andi Lestari SKG dari Fraksi PBB dan Kordinator PKH Mukhrizal Arief SE, Msi dan sejumlah para pendamping PKH, Ketua Karang Taruna Nanda Oktavian, serta para Kadis, seperti Kadis Pendidikan Ilyas Sitorus SPD, MPD, Kadis Sosial Ishak SPD, Kadis PMD Radiansyah S.STP, termasuk Sekda Sakti Alam Siregar SH dan Camat Lima Puluh Andre Aulia SSTP.

Dukungan Bupati Batu Bara atas kerja para pendamping PKH dalam mengadvokasi anak KPM untuk mengikuti proses pendaftaran hingga akhirnya lulus dalam KIP-Kuliah ini merupakan Role Model dalam rekrutmen mahasiswa KIP Kuliah yang tepat sasaran serta merupakan role model dalam sinergitas program lintas kementerian.

Sebagaimana diketahui, setiap KPM PKH sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018, berhak mendapatkan program komplementer seperti Kube; UEP; PBI-JKN, termasuk KIP.

Namun karena keterbatasan, hak tersebut seringkali tidak didapatkan oleh KPM sehingga upaya percepatan peningkatan kesejahteraan sosial menjadi tidak berjalan maksimal.

Kedepannya, Universitas lainnya harus mau dan mampu bersinergi dengan para pekerja sosial seperti yang telah dilakukan UMSU dalam rekruitmen peserta KIP Kuliah, serta PKH Kabupaten kota lainnya harus siap mengadvokasi anak KPM seperti yang dilakukan PKH Batu Bara. Dengan begini akan terjalin sinergi antara KIP Kuliah dan PKH yang pada gilirannya mempercepat pengentasan kemiskinan.

***