ROKAN HILIR | ARUSMALAKA.COM

Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium kerap habis di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Bila pun ada, untuk mendapatkan minyak bersubsidi ini, pengendara roda empat dan roda dua harus mengantri. 

Seperti terlihat di SPBU PT. Banjar Buana yang berada di Jalan Lintas Riau-Sumut tepatnya di Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), pada Kamis (29/10/2020) sore WIB.

Pantauan arusmalaka.com di lokasi, banyak pengendara yang terlibat antrian. Mereka mempertanyakan mengapa hal ini bisa terjadi. Padahal premium selalu datang setiap hari.

“Aku heran, premium selalu datang tiap hari, tapi tidak sampai satu hari sudah ludes,” ketus salah seorang pengendara sepeda motor bernama Jumilan.

Sedangkan pelanggan lainnya, Iman (39) mengaku heran dengan kejadian yang ada. Dia menduga ada gelagat yang tidak beres di SPBU PT Banjar Buana mengingat BBM jenis premium selalu bongkar di SPBU itu.

“Entah siapa yang bermain disini pak, sedangkaan BBM jenis premium kita lihat selalu bongkar. Ini sudah perlu diselidiki,” katanya.

Dia berharap kepada PT. Pertamina Persero maupun pihak terkait lainnya bisa turun meninjau pengisian minyak di SPBU PT. Banjar Buana tersebut.

“Nah, setelah itu tolong lakukan penertiban, hingga nanti tidak terjadi hal seperti ini lagi,” ujarnya.

Senada diungkapkan Anto (43), salah seorang pengisi BBM jenis premium di SPBU PT. Banjar Buana tersebut. “Saya perhatikan SPBU PT. Banjar Buana ini mulai menjual minyak premium dari pukul 16.30 Wib. Nah, pas mulai langsung antri, dan kendaraan yang masuk ke pengantrian itu-itu saja,” paparnya.

Bahkan lanjutnya, antrian dilakukan oleh kendaraan mobil dan sepeda motor bertanki besar yang itu – itu saja. Mereka seperti berkomplot dan berulang-ulang mengisi minyak hingga menjelang subuh.

“Nah, pas pagi premium itu ludes, yang tentunya pengendara lain tidak dapat lagi minyak premium. Untuk itu kita harapkan PT Banjar Buana melakukan penertiban,” katanya.

Awak arusmalaka.com yang mencoba mengkonfirmasi manajemen PT Banjar Buana atas nama Putra melalui WhatsApp, hingga berita ini dikirim ke redaksi yang bersangkutan belum memberikan jawaban.

(Marahot)