PADANGSIDIMPUAN | ARUSMALAKA.COM

Daerah ini Potensial menjadi desa wisata, namun harus dibarengi dengan semangat bersama pemangku kepentingan di desa. Hal itu diungkapkan oleh Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution saat mencanangkan Desa Simatohir dan Desa Simasom sebagai desa wisata rintisan, Kamis (30/9/2021)

Walikota menekankan  pentingnya bagi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, ramah tamah, keamanan dan juga tersedianya sarana prasarana penunjang untuk menuju desa wisata dan menyatakan akan memberikan perhatian kepada dua desa wisata rintisan ini dan berharap menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya.

“Saya berharap dengan dicanangkannya dua desa wisata rintisan ini menjadi motivasi terbentuknya desa-desa wisata baru sehingga dapat memajukan ekonomi dan pembangunan di desa,” ucap Walikota.

Ia menyebutkan wisata di desa Simatohir dan desa Simasom merupakan salah satu sektor yang di prioritaskan dan berpotensi besar, mulai dari wisata alam, budaya, kuliner dan wisata buatan.

Walikota juga meminta kepada kaum millenial di desa tersebut untuk memanfaatkan media sosial mempromosikan dan memperkenalkan destinasi-destinasi wisata yang ada di Kota Padangsidimpuan.

Sementara itu Kepala Desa Simatohir, Muslim Pariaman mengatakan, Desa Simatohir sangat unik salah satunya kekayaan airnya, dan masyarakatnya sangat antusias menyambut desa ini menjadi desa wisata.

“Kami disini Pemdes Simatohir mensosialisasikan kepada masyarakat sudah membangun jalan menuju arum jeramnya, persiapannya masih bukaan jalan dan kami berharap kepada Pemko Padangsidimpuan agar tidak setengah setengah membangun desa Simatohir,” ucap Muslim Pariaman.

Begitu juga dengan Kepala Dinas PMD Kota Padangsidimpuan, Safaruddin Harahap, S.Sos mengatakan akan menggiatkan Kepala Desa untuk mendukung desa rintisan ini sehingga nantinya tidak lagi rintisan dan menjadi desa wisata.

“Harapan kami masyarakat dapat mendukung semua upaya upaya ini. Bayangkan kalau desa ini sudah menjadi desa wisata masyarakat luas sudah mengetahui, masyarakat desa ini otomatis akan mendapat cipratan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.

Setelah pencanangan acara dilanjutkan dengan kegiatan gotong royong massal dan makan bersama.

(Saad Siregar)