LABUHANBATU | ARUSMALAKA.COM

Selama 2 tahun tepatnya sejak tahun 2018, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Labuhanbatu tumbuh sekitar 0,77 persen. Kini, angka kemajuan pembangunan manusia itu menjadi 71,94 poin.

Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Labuhanbatu, Rajid Yuliawan dikantornya, Senin (29/6/2020) mengatakan, seluruh komponen pembentuk IPM terus mengalami peningkatan.

Itu ditandai dengan umur harapan hidup menjadi 69,86 tahun, harapan lama sekolah menjadi 12,67 tahun, rata-rata lama sekolah menjadi 9,23 tahun, pengeluaran per kapita masyarakat meningkat dari 11,05 juta menjadi 11,19 juta rupiah.

“IPM mencapai 71,94 itu ditandai dengan terus meningkatnya kualitas kesehatan, pendidikan dan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat Labuhanbatu,” sebut Rajid.

Jika dirata-ratakan pertahunnya sejak tahun 2010 silam, sambung Kadis Kominfo, IPM Labuhanbatu meningkat 5,06 poin yang dapat dilihat dari angka 66,88 pada tahun 2010 menjadi 71,94 ditahun 2019 atau 0,81 persen setiap tahunnya.

“Selain itu, status pembangunan manusia di Labuhanbatu meningkat dari status sedang menjadi tinggi jika dihitung sejak tahun 2014 silam,” paparnya.

Kenaikan IPM Labuhanbatu, ujarnya labih jauh, erat kaitannya dengan kenaikan indeks pendidikan, pengeluaranndan kesehatan. Sehingga, pertumbuhan IPM jika dihitung sejak tahun 2010 silam, menunjukkan pertumbuhan yang postitif.

Pembangunan manusia juga dapat didefinisikan sebagai proses perluasan pilihan bagi penduduk, salahsatu indikatornya yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan manusia dengan mengukur taraf hidupnya.

Kemajuan yang diperoleh Kabupaten Labuhanbatu, menurut Rajid Yuliawan didasari peran serta seluruh komponen, baik peningkatan kinerja berbagai instansi, maupun kepedulian masyarakat yang diselaraskan dengan berjalannya program pemerintah.

(JRM)