DAIRI  | ARUSMALAKA.COM

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu, Senin (18/07/2022) menghadiri dan meresmikan pembukaan Paud Bethesda Lae Gulangan, di Desa Pandiangan, Kecamatan Laeparira, yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Kegiatan ini turut dihadiri Kadis Pendidikan yang diwakili oleh Kabid Paud, Marina Sinaga, Camat Laeparira, Lamhot Silalahi, Bunda Paud Kecamatan Rotua Sidabutar, Kepala desa dari 9 desa di Kecamatan Laeparira beserta Bunda Paud desa, tutor, warga, serta para anak didik Paud Bethesda Lae Gulangan.

Tak berbeda dengan peresmian Paud di hari-hari sebelumnya, Ny Romy Mariani Eddy Berutu dalam arahannya senantiasa menekankan betapa pentingnya peran pendidikan anak usia dini bagi masa depan anak. Disampaikan Paud merupakan pilar perdana guna membentuk anak Indonesia yang berkualitas dimasa depan, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya.

“Agar tumbuh kembang anak, dan kecerdasannya optimal harus juga memiliki kesiapan yang optimal yang bisa didapat melalui pendidikan dasar, salah satunya melalui Paud,” ujar Romy.

Ny. Romy juga mengapresiasi upaya yang dilakukan warga, dalam membangun dan mengembangkan sumber daya manusia melalui pendirian Paud Bethesda Lae Gulangan ini.

“Usia ini adalah usia emas dari anak-anak. Oleh karena itu, peran Paud merupakan pendidikan yang paling penting dari semua jenjang pendidikan. Salut buat Desa Pandiangan, yang paham bahwa mendirikan Paud adalah investasi untuk masa depan,” kata Romy Mariani.

Romy Mariani mengajak seluruh orangtua warga desa yang memiliki anak usia dini untuk menyekolahkan dan mengikuti pendidikan dasar.

“Ayo, bapak, ibu dan para orangtua kami, jika ada anak kita yang berusia 5 hingga 6 tahun agar menyekolahkan anaknya di sini. Ini buat kemajuan desa kita di masa depan,” kata Romy mengakhiri.

Perlu diinformasikan, Paud Bethesda Lae Gulangan Desa Pandiangan ini merupakan Paud Mandiri, yang dalam penyelenggaraanya sudah memiliki 20 peserta didik. Usai menyampaikan arahannya, Bunda Paud Kabupaten mendapat cinderamata berupa ulos, serta diakhiri dengan pemotongan tumpeng.

(AM-01)