TEBING TINGGI | ARUSMALAKA.COM

Ribuan ulat bulu bermunculan sehingga meresahkan warga Jalan KF.Tandean, Gang Bawang Merah, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi, Sabtu(20/3/2021).

Pantauan wartawan di lokasi,terlihat ribuan hama ulat bulu memasuki pemukiman warga diketahui sudah lima hari, dimana ribuan ulat bulu ini menyerang dan menyebar ke halaman rumah bahkan masuk ke rumah-rumah warga setempat.

Menurut keterangan salah ibu rumah tangga Susanti (46) warga Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi mengatakan, dengan adanya kedatangan hama ulat bulu menyerang ke pemukiman warga yang tinggal di sekitar, membuat warga menjadi resah dan sangat menggangu kenyamanan warga.

Dikatakan Susanti, beberapa hari ini dengan adanya kejadian ini aktivitas warga sangat terganggu dan ketakutan karena ulat bulu sudah masuk ke dalam rumah, bahkan apabila ulat bulu itu tersentuh bisa menimbulkan gatal-gatal pada kulit dan panas.

Dengan kejadian ini, warga sudah melaporkan kepada kepala lingkungan agar secepatnya bertindak dan menindak lanjuti kejadian ini kepada dinas terkait, supaya ulat buluh ini tidak semakin banyak masuk ke rumah-rumah warga.

Sementara Kepala Lingkungan 6 Kelurahan Bandar Sakti, Amir Hamzah kepada wartawan mengatakan, kejadian ini sudah terjadi 5 hari, dimana sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari warga kalau rumahnya di serang ribuan ulat bulu.

“Untuk menindak lanjuti laporan warga, kita bersama warga langsung turun ke lapangan melakukan pengecekan ke sejumlah rumah warga, setelah dicek ternyata memang betul adanya ribuan hama ulat bulu berserakan di halaman dan masuk ke dalam rumah warga, dugaan sementara hama ulat bulu ini datang dari salah satu pohon besar yang berada di sekitar lingkungan warga,” terang Amir.

“Kita langsung melaporkan kejadian ini ke Dinas Pertanian Kota Tebing Tinggi untuk dilakukan penyemprotan di pohon dan ke rumah-rumah warga,” tandasnya.

Setelah mendapatkan laporan, Dinas Pertanian setempat langsung turun untuk melakukan penyemprotan di pohon dan rumah warga dengan menggunakan cairan pembasmi hama.

(Sugito)