TAPANULI SELATAN | ARUSMALAKA.COM 

Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Bolak , Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), berhasil mengamankan dua orang tersangka pencuri beserta satu orang penadah hasil curian yakni handphone (Hp) merek Oppo A.12, Selasa (26/1/2021).

Mereka terdiri dari MH alias Tok Tong, ASS alias Somad, dan penadahnya berinisial RSS alias Raja. Ketiganya merupakan warga Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Hal ini dikatakan Kapolres Tapsel, AKBP Roman Smaradhana Elhaj melalui Kapolsek Padang Bolak, AKP Zulfikar dalam konfrensi pers dihalaman Mapolres Tapsel, Rabu (27/1/2021).

Kapolsek Padang Bolak, AKP Zulfikar mengatakan, penangkapan ketiga tersangka setelah adanya laporan korban Sahut Halomoan Siregar warga Desa Saba Bangunan Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta.

Dimana terangnya, pada Minggu (24/1/2021) sekira pukul 08.00 WIB lalu korban kehilangan handpone di rumahnya. Lalu korban mencari HP tersebut. Kemudian korban menemukan kunci jendela samping kanan rumahnya sudah rusak. 

Pada tanggal 25 Januari 2021 anak perempuan korban menelepon Hp yang hilang ternyata masih aktif dan diangkat anak tersangka Tok Tong dengan alasan mau menerima jula jula, lanjut Zulfikar, setelah percakapan antara anak korban dan pelaku direkam maka korban membuat laporan ke Polsek Padang Bolak.  

Setelah laporan diterima, Polsek Padang Bolak melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Tok Tong dan langsung diamankan. Kemudian dilakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya berdasarkan keterangan Tok Tong bahwa ada orang lain yang ikut dalam pencurian yakni Somat.

Dengan dipimpin Kapolsek Padang Bolak selanjutnya melakukan penangkapan kepada Somad.

“Hasil keterangan kedua tersangka bahwa Hp tersebut dijual kepada pemadah berinisial RSS seharga Rp. 1.000.000. Dari keterangan pelaku sudah sering melakukan pencurian baik do daerah lain,” ucap Zulfikar. 

Kini ketiga tersangka berikut barang bukti satu unit handphone, satu unit Sepeda motor, empat buah kunci yang telah dimodifikasi letter L, tiga buah Pas  dengan ukuran 8-9, dua buah kunci tang, satu buah obeng bunga dan uang tunai sebesar Rp.  95.000. Sisa penjualan Hp berhasil diamankan. 

Pelaku dipersangkakan pasal 363 ayat 2 dan pasal 480 ayat 1 pelaku pencurian diancam hukuman 9 tahun penjara dan penadah diancam hukuman 4 tahun penjara.

(Saad Siregar)