TAPANULI SELATAN | ARUSMALAKA.COM

Pemerintah Desa (Pemdes) Hutabaru Siagian, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan bersama elemen masyarakat bergotong royong memperbaiki irigasi persawahan yang tertimbun longsor pada akhir bulan april lalu, irigasi tersebut mengaliri kurang lebih 16 hektar (Ha) lahan persawahan.

Muchlis Pohan Kepala Desa (Kades) Hutabaru Siagian (Hasian) mengatakan pada Senin, (7/6/2021) malam bahwa gerakan gotong royong yang sengaja dilakukan tersebut guna memperbaiki saluran irigasi yang rusak tertimbun material longsor. Akibatnya, saluran irigasi tersebut mati total dan berdampak terdahap lahan persawahan masyarakat. 

“Irigasi tersebut merupakan akses vital dalam mengaliri air ke persawahan masyarakat, jadi harus segera diperbaiki agar masyarakat kembali aktif dalam bertani.

Saluran irigasi sepanjang 250 meter tersebut dapat mengaliri air untuk 16 hektar lahan persawahan, artinya irigasi ini sangat penting dan bersejarah bagi masyarakat Hutabaru Siagian ditambah merupakan cikal bakal terbentuknya kampung ini dan sebagai warisan leluhur yang harus tetap dijaga dan dilestarikan hingga generasi berikutnya,” ucap Muchlis Pohan.

Muchlis Pohan yakin bahwa peninggalan ini sangat berharga untuk masyarakat, pasalnya saluran irigasi tersebut merupakan akses satu-satunya dalam mengairi lahan warga sejak dulu. Untuk itu sudah menjadi tanggung jawab setiap warga dalam menjaganya.

Menurutnya,  seluruh elemen masyarakat melalui Musyawarah Desa bersepakat untuk melaksanakan gotong royong, dan secara swadaya terkumpul biaya untuk kegiatan tersebut sebesar Rp 13.750.000,-. 

“Semangat masyarakat untuk bergotong royong tak terbendung, karena sudah menjadi karakter masyarakat sejak dulu untuk bahu membahu membangun desa ini”, sebut Muchlis. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) beserta Dinas terkait sudah mengetahui peristiwa longsor tersebut atas laporan yang kita sampaikan, tiga instansi yakni Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan BPBD Tapsel sudah turun melakukan survei awal. 

“Namun, semangat gotong royong warga untuk lebih awal memperbaiki kerusakan tersebut sudah sangat mendesak dan merasa tidak nyaman bila harus menunggu,” tutur Kades. 

Terakhir, Kades sangat berterima kasih atas semangat masyarakat dalam memberikan dukungan baik tenaga, pikiran dan juga materi sehingga kegiatan tersebut terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Ketua Fraksi PPP DPRD Tapsel, OK Hazmi Usman Siregar sangat mengapresiasi langkah masyarakat Hutabaru Siagian dalam bergotong royong memperbaiki saluran irigasi yang tertimbun longsor tersebut.

“Pihaknya akan terus mendorong Pemkab Tapsel agar segera melakukan langkah konkrit atas peristiwa yang terjadi di Desa Hutabaru Siagian, pasalnya sekitar 16 hektar lahan persawahan masyarakat harus diselamatkan sehingga tidak berdampak buruk terhadap hasil panen dan juga perekonomian warga nantinya,” harap OK Siregar. 

(Saad Siregar)