MEDAN | ARUSMALAKA.COM

Memasuki 30 hari terakhir pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serdang Bedagai (Sergai) tahun 2020, peta persaingan perebutan kursi orang nomor satu di kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat semakin memanas.

Bagaimana tidak, dua petahana masing-masing H Soekirman dan H Darma Wijaya pada edisi Pilkada kali ini harus bercerai dan beradu kekuatan bersama pasangan masing-masing.

H Soekirman menggandeng Tengku Ryan Novandi yang merupakan putra sulung mantan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi. Sedangkan H Darma Wijaya memilih Adlin Umar Yusri Tambunan, putra Bupati Deli Serdang saat ini, H Ashari Tambunan sebagai pasangannya.

Panasnya tensi persaingan di Sergai menjadi perhatian sejumlah pihak, baik di dalam maupun di luar Sergai. Pengamat politik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut), Faisal Riza berpendapat pasangan Soekirman-Tengku Ryan Novandi rawan kalah.

“Pasangan Beriman dan Trendi rawan kalah, datanya selisih tipis. Maka untuk kelas incumbent ini rawan sekali kalah,” kata Faisal Riza kepada arusmalaka.com, Senin (9/11/2020) di Medan.

Menurut dia, salah satu penyebabnya adalah adanya hidden transcript di level birokrasi, yakni keinginan yang begitu kuat untuk perubahan tetapi dilakukan secara diam-diam karena status mereka sebagai pegawai.

“Di level birokrasi ada hidden transcript, yaitu keinginan yang kuat dari para pegawai agar terjadi perubahan. Gerakan ini berjalan secara diam-diam mengingat status mereka sebagai pegawai. Ini menjadi kerawanan pertama bagi pasangan Beriman dan Trendi untuk memenangi Pilkada,” jelas Faisal Riza.

Kerawanan selanjutnya adalah, tambah Faisal Riza, bahwa di level masyarakat pusat battle fieldnya ada di Kecamatan Perbaungan karena jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di daerah itu adalah yang terbesar di Sergai.

Disampaikannya, bahwa pasangan Beriman dan Trendi harus mampu menjaga dan mempertahankan kepercayaan masyarakat Kecamatan Perbaungan untuk tetap solid mendukung mereka. Selain DPT terbesar, Kecamatan Perbaungan selama ini dikenal sebagai basis pemilih Soekirman.

Namun, lanjut Faisal Riza, jika pasangan Beriman dan Trendi tidak mampu meyakinkan dan menjawab ekspektasi publik, maka pemilih di Kecamatan Perbaungan akan mengalihkan dukungannya kepada pasangan H Darma Wijaya dan Adlin Umar Yusri Tambunan (Dambaan).

“Kalau pasangan Beriman dan Trendi gagal meyakinkan publik Perbaungan, maka pilihan akan beralih ke Dambaan. Meskipun begitu daerah kecamatan lain juga memberi pengaruh besar bagi perebutan suara,” sebutnya.

Menambah seru Pilkada Sergai pada tahun ucap Faisal Riza, ini adalah pertaruhan nama besar HT Erry Nuradi dan Soekirman yang pernah menjabat Bupati dan Wakil Bupati Sergai selama dua periode.

“Ya, ini pertaruhan apakah sinar terang atau prestasi Erry-Soekirman pada periode lalu masih ada atau mulai ada gejala meredup,” tandas jebolan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.

(A-02)