SERDANG BEDAGAI | ARUSMALAKA.COM

Untuk mengenang kembali Sejarah Desa Sei Sijenggi Kecamataan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Pemerintah Desa (Pemdes) dan warga setempat membangun monumen Kapal Kandas pada zaman Kesultanan Serdang sekitar tahun 1894, Selasa (25/8/2020).

Biaya pembangunan monumen yang berlokasi di Dusun II desa setempat itu bersumber dari partisipasi warga yang dikoordinir oleh Kepala Desa (Kades) Sei Sijenggi, Sutarman.

Dijelaskan Sutarman, bahwa Desa Sei Sijenggi pada masa Kesultanan Serdang merupakan sebuah aliran sungai yang hulunya bertemu dengan aliran Sungai Buaya.

Di sungai ini katanya, banyak tumbuh pohon Jenggi sejenis pohon kelapa. Namun kini sungai itu sudah mengering dan menjadi daratan persis di kantor Pos Polantas di tepi Jalinsum Medan-Tebing Tinggi sekarang.

Sutarman mengisahkan, bahwa lalu lintas sungai ini pada masa itu sangat padat. Menurut kisah turun temurun, di sungai itu juga pernah menjadi lokasi tenggelamnya kapal Syahbandar.

Beberapa tahun yang lalu lanjut Sutarman, pernah ada monumen kapal kandas di lokasi itu, namun sekarang sudah dirubuhkan maka dari itu Pemdes dibantu oleh masyarakat membangun kembali monumen kapal kandas itu.

Sutarman berharap, monumen Kapal Kandas ini dapat menjadi warisan sejarah bagi masyarakat dan generasi mendatang.

(Dipa Syahbuana)