Simalungun, arusmalakanews

Reformasi birokrasi yang didengungkan pemerintah pusat selama ini masih belum mulus, pasalnya di daerah-daerah masih belum mau untuk melaksanakanya. Salah satu di kantor Samsat, dimana untuk membayar pajak saja masih sulit. Demikian dikatakan Ketua Bidang Pendidikan LSM GERAK Sumut Marjo Situmorang melalui siaran persnya, Senin (15/7/2019).

Kata Marjo, pembayaran pajak kendaraan yang sudah dipindah tangankan (dijual) terkendala hanya karena tidak ada dokumen KTP pemilik sebelumnya.

Padahal undang-undang sudah menjamin bahwa perpanjangan STNK lima tahun sekali. “Jadi sebenarnya tidak masalahlah jika belum mati STNK-nya”, menurutnya.

Harapan kita bahwa perpanjangan pajak itu jangan dipersulit oleh hal-hal administratif, melainkan dipermudah agar masyarakat tidak mengalami kesulitan, katanya.