SERDANG BEDAGAI | ARUSMALAKA.COM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) kembali memperpanjang masa belajar siswa di rumah hingga 12 Juni 2020. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sergai, Drs Joni Walker Manik MM, Jumat (29/5/2020) di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Sergai di Sei Rampah.

“Perpanjangan masa belajar di rumah bagi siswa ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati Sergai Nomor 18.11/800/2931/2020 tanggal 29 Mei 2020 tentang perpanjangan kegiatan belajar di rumah bagi peserta didik (siswa), tenaga kependidikan untuk mengatasi resiko penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid-19),” ujarnya.

Menindak lanjuti SE bupati tersebut, lanjut Joni, Disdik Sergai mengeluarkan SE Nomor 18.11/421.2/765/2020 yang ditujukan kepada para Korwil Bidang Pendidikan kecamatan dan para kepala sekolah SD dan SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Sergai.

Selain pemberitahuan perpanjangan masa belajar di rumah bagi siswa, SE Disdik tersebut juga menjelaskan bahwa pembagian raport kelas IX SMP dilaksanakan tanggal 30 Mei 2020, serta menyosialisasikan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2020/2021. Sedangkan kelulusan SMP dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2020,  

Sementara itu, untuk pembagian raport kelas I-V SD dan kelas VII dan VIII SMP dilaksanakan tanggal 13 Juni 2020. Kelulusan dan pengambilan raport kelas VI SD dilaksanakan tanggal 15 Juni 2020, serta menyosialisasikan PPDB jenjang TK, PAUD, SD dan SMP tahun 2020/2021 kepada para orang tua.

Untuk PPDB jenjang TK, PAUD, SD dan SMP dilaksanakan tanggal 29 Juni hingga 13 Juli 2020 secara Daring dan transparan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Libur semester genap (kenaikan kelas) tanggal 14 Juni hingga 11 Juli 2020. Dan awal tahun ajaran baru 2020/2021 tanggal 13 Juli 2020.

“Dalam kegiatan pembagian raport dan pengumuman kelulusan kita minta para kepala sekolah menerapkan protokol kesehatan serta mengatur jarak tempat duduk siswa minimal 1,5 meter,” terang Joni. 

Joni lebih lanjut menjelaskan, dalam memulai belajar kembali ke sekolah dalam tahun ajaran baru, satuan pendidikan harus menyediakan cuci tangan pakai sabun (CTPS), hand sanitizer di depan masing-masing ruang kelas dan alan pengukur suhu badan (Thermo scan).

“Selain itu, seluruh sarana dan prasarana satuan pendidikan dibersihkan secara rutin minimal 2 kali sehari sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar (KBM), serta seluruh ruangan disemprot demgan menggunakan disinfektan,” tegasnya.

(A-02)