SERDANG BEDAGAI | ARUSMALAKA.COM

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menunda tahapan pemeriksaan kesehatan terhadap bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Sergai, Ir H Soekirman-Tengku Muhammad Ryan Novandi.

Hal itu dikatakan Ketua KPUD Sergai, Erdian Wirajaya di sela mengikuti kegiatan rapid tes dan swab yang di gelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Sergai di Poliklinik Dinkes di Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Rabu (16/9/2020)

“Pasca salah seorang pasangan calon (Paslon) dinyatakan positif Covid-19, tentunya untuk menindaklanjuti itu, KPU Sergai melakukan penundaan pemeriksaan kesehatan terhadap pasangan tersebut. Sementara, pasangan Darma Wijaya dan Adlin Tambunan tetap menjalani proses pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal yang sudah ditentukan yaitu tanggal 15 September 2020 di Rumah Sakit Umum (RSU) Adam Malik Medan,” ujarnya.

Hingga saat ini, kata Erdian, KPUD Sergai masih menunggu proses hasil pemeriksaan kesehatan tersebut. Dan untuk pasangan Soekirman dan Tengku Ryan yang ditunda tahapannya, KPUD Sergai masih menjajaki jadwal ulang dengan pihak RSU Adam Malik Medan.

Saat ditanya berapa lama penundaan tersebut, Erdian mengatakan hal itu mengacu pada proses prosedur protokol Covid-19. Dimana, pasangan yang diketahui positif harus menjalani isolasi selama 14 hari.

“Begitu nanti dapat kabarnya, kami akan pastikan informasi ini kepada pasangan tersebut dan kepada masyarakat,” jelas Erdian Wirajaya.

Erdian selanjutnya menjelaskan bahwa dalam proses pendaftaran lalu, Bapaslon yang mendaftar diinstruksikan untuk menyertakan surat keterangan swab. Dan kedua Bapaslon yang mendaftar, sama-sama menunjukkan surat swab. Untuk pasangan Darma Wijaya, merujuk pada surat keterangan dari RSU Deli Serdang dengan hasil negatif. Demikian halnya dengan Bapaslon Soekirman-Teuku Ryan, merujuk surat keterangan dari RS USU Medan yang juga menyatakan hasil negatif. 

Kemudian tahapan selanjutnya adalah proses pemeriksaan kesehatan Bapaslon. Dalam hal ini, kata Erdian, KPUD Sergai menjalin kerjasama dengan RSU Adam Malik Medan. Dalam kesepakatan bersama yang disusun, pihak RSU Adam Malik meminta kepada semua Bapaslon bupati di 23 kabupaten/kota di Sumut untuk menyerahkan kembali hasil pemeriksaan swab terhitung satu hari sebelum proses pemeriksaan kesehatan.

“Mengingat kita memasuki masa perpanjangan pendaftaran, maka proses pemeriksaan kita di ubah dari tanggal 11 September menjadi tanggal 15 September. Nah, ada 3 kabupaten/kota yang menjalani proses yang sama yaitu, Gunung Sitoli, Siantar dan Sergai,” jelasnya.

Dan mengacu pada pedoman yang diterapkan oleh RSU Adam Malik Medan, tambah Erdian lagi, maka kedua Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Sergai ini kemudian menyerahkan hasil swab satu hari sebelum proses pemeriksaan kesehatan yaitu tanggal 14 September 2020.

“Nah dari situlah kemudian diketahui bahwa salah seorang dari pasangan calon tersebut diketahui positif Covid-19,” pungkas Erdian Wirajaya.

(A-02)