Catatan : Abdul Firman

Minibus yang kami tumpangi bergerak menuju pusat kota Takengon, ibukota Kab. Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Tempat yang dituju adalah Terminal Lama, lokasi yang “disulap” menjadi pusat jajanan makanan ketika malam hari oleh pemerintah setempat.

Tempat kuliner murah meriah ini kami sepakati sebagai lokasi makan malam setelah mendapat rekomendasi dari salah seorang teman yang kami hubungi lewat sambungan saluran telepon.

Menuju tempat itu sangat mudah. Meski tak satupun dari anggota rombongan kami yang mengetahui lokasinya, tapi kita tak usah khawatir tersasar. Sebab ada aplikasi google maps yang bisa membimbing kita sampai ke tujuan. Yah…kami memanfaatkannya, dan sampailah kami disitu.

Setiba di lokasi itu, mata kita langsung dimanjakan jejeran gerobak makanan para pedagang. Mereka menawarkan makanan perniagaannya dengan ramah dan sopan. Kita bebas memilih dimana tempat yang kita mau.

Meski sempat dibingungkan mau makan apa dan pilih tempat yang mana, akhirnya kami bersepakat memilih salah satu diantaranya. Benar saja, makanannya enak dan harganya murah meriah. Cocok untuk kami yang cuma bawa duit pas-pasan. Hahaaa…

Saya berbicara pada salah seorang pedagang disitu. Sulaiman, pemuda asal Lok Nibung, Panton Labu, Kab. Aceh Timur. Dia memulai berdagang disitu sejak beberapa tahun yang lalu.

Dia bilang, pusat jajanan makanan ini hanya buka di malam hari. Sementara di siang hari menjadi aktivitas terminal bus yang melayani berbagai tujuan baik AKDP maupun AKAP. “Bukanya dari jam empat sore sampai jam empat shubuh bang,” katanya.

Jika anda berkesempatan berkunjung atau melintas di kota yang terletak di tepian Danau Laut Tawar ini, silahkan mampir dan menikmati berbagai makanan yang ada disitu. Harganya murah dan rasanya nikmat sekali.

Takengon, Aceh Tengah, Kamis 18 Juli 2019