Teluk Mengkudu, arusmalakanews

Aparat Polsek Teluk Mengkudu, Selasa (23/7/2019) berhasil meringkus Muhammad Edi Munandar (21) warga Dusun IV Desa Pematang Guntung Kec. Teluk Mengkudu, Kab. Serdang Bedagai (Sergai) yang diduga menganiaya kakak kandungnya sendiri, Nurhasanah (24) warga yang sama.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka yang cukup serius dan sempat tidak sadarkan diri.

Tersangka diringkus aparat Polsek Teluk Mengkudu di Dusun IV Desa Pematang Gantung Kec. Teluk Mengkudu berdasarkan laporan surat penangkapan LP/33/VII/2019/SU/Res Sergai/Sek Teluk Mengkudu Tanggal 21 Juli 2019 dan SP Kap/30/VII /2019 Reskrim Tanggal 22 Juli 2019.

Nurhasanah (24) adalah seorang guru honorer yang tinggal di desa yang sama dengan tersangka.

Kapolsek Teluk Mengkudu AKP JH. Tarigan, SH mengungkapkan pada awak media bahwa pada hari Minggu (21/7) sekira pukul 18.45 saat, kakak mereka Nuraminah (54) berada di rumah hendak melaksanakan sholat maghrib tiba-tiba mendengar suara orang bertengkar  dari ruang tamu.

Kemudian dia melihat  pertengkaran dan mendengar kata-kata yang tidak sopan  antara kedua adik  kandungnya itu.

Korban sempat berkata “pergi kau dari rumah ini kalau ngamuk aja kerjamu”. Mendengar kata-kata tersebut tersangka  langsung melakukan pemukulan ke bagian mulut korban sebanyak dua kali, sehingga bibir korban pecah dan mengeluarkan darah.

Tidak sampai disitu, tersangka kemudian memukul leher bagiam belakang korban yang mengakibatkan korban tidak sadarkan diri.

Lanjut Kapolsek, kemudian Nuraminah memisah perkelahian tersebut, dan tersangka melarikan diri, melihat korban pingsan, Nuraminah  dan orang tua korban langsung membawa korban ke RSUD Sultan Sulaeman di Sei Rampah guna mendapat perawatan.

Setelah itu mereka membuat pengaduan ke Polsek Teluk Mengkudu.