ROKAN HILIR | ARUSMALAKA.COM

Seorang ayah bejat berinisial N (42) yang tega mencabuli anak tirinya sebut saja Bunga (12) yang masih dibawah umur dengan alasan untuk pesugihan, berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Rohil di Kecamatan Lipat Kain Kabupaten Kampar Provinsi Riau pada Kamis (28/1/2021) sekira pukul 22.00 WIB.

Pelaku N diringkus dan dibawa pulang ke Rohil atas dasar laporan ibu kandung korban karena tidak terima anak perempuannya yang masih pelajar digagahi oleh pelaku yang merupakan suaminya sendiri.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kasubbag Humas AKP Juliandi SH pada Sabtu (30/1/2021) membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pencabulan anak dibawah umur di wilayah hukum Polres Rohil.

Dikatakannya Juliandi, bahwa pelaku diamankan inisial N di Kecamatan Lipat Kain Kabupaten Kampar atas laporan Polisi Nomor LP / 24 / B/ I / 2021 /RIAU / RES ROHIL, tanggal 20 Januari 2021 tentang Tindak Pidana Pencabulan.

Ketika diinterogasi pada saat ditangkap jelas Juliandi, pelaku mengatakan bahwa perbuatan pencabulan tersebut dilakukannya dengan dalih untuk persugihan untuk mendapatkan uang.

Selain untuk pesugihan lanjut Juliandi, pelaku juga mengaku bahwa dia nekat mencabuli Bunga karena penasaran ingin menikmati rasa perawan. Sebab meski telah 3 kali menikah, namun ketiga istrinya adalah janda.

“N menerangkan bahwa dirinya melakukan pencabulan terhadap anak tirinya karena penasaran dengan rasa perawan yang mana sebelumnya pelaku sudah menikah 3 kali dengan janda, bahkan sebelum menikah dengan ibu korban yang juga berstatus seorang janda,” kata Juliandi.

Adapun kronologis kejadiannya, bahwa saat itu Selasa 29/12/2020 sekira pukul 07.00 WIB, ibu korban sedang berada dirumahnya di Lipat Kain Kabupaten Kampar sedang mencuci pakaian diluar rumah. Tidak berapa lama, korban datang sambil menangis. Korban menceritakan bahwa dirinya baru saja ditendang dan dicabuli oleh N yang merupakan ayah tirinya.

Mendengar pengakuan putrinya, ibu korban kemudian pulang ke rumah orang tuanya di Rohil. Sampai di rumah kakek korban, Bunga kemudian menceritakan bahwa dirinya sudah berulang kali dicabuli oleh ayah tirinya.

Atas perbuatan bejat ayah tirinya itu, Bunga dengan ditemani ibunya kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polres Rohil

Pelaku N diterapkan Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (3) Jo Pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

(Marahot)