MEDAN | ARUSMALAKA.COM

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan siap menerapkan terobosan baru terkait kebijakan pengembangan pendidikan yang digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang bertajuk “Merdeka Belajar”.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdik Kota Medan, Drs. Masrul Badri, M.Psi mengungkapkan, bahwa ada empat program pokok kebijakan pendidikan yang dicetuskan Nadiem yakni Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan perombakan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Masrul Badri mengaku, pihaknya akan segera mensosialisasikan kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim ke seluruh jajaran pendidikan Kota Medan. Selain itu, pihaknya juga akan mendorong semua pendidik melakukan perubahan sekecil apapun, baik di sekolah maupun lingkungan tempat tinggalnya.

“Kita akan segera mempelajari empat perubahan kebijakan utama yang digagas oleh Nadiem. Serta akan segera menselaraskan dengan kebijakan pendidikan di Kota Medan,” katanya di Dharma Deli Hotel, Medan, Sabtu (14/12/2019).

Masrul Badri menyebut, bahwa kebijakan tersebut sangat bagus dan positif dalam pengembangan dunia pendidikan. Dengan empat kebijakan itu akan mendorong terciptanya suasana merdeka dalam belajar, sebab pelaksana pendidikan tidak memiliki beban lain selain tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa.

Disebutkan Masrul Badri, bahwa Nadiem mengatakan bahwa kebijakan RPP akan menyederhanakan dan memangkas beberapa komponen kebijakan yang dirasa memberatkan. Dalam komponen terbaru yang disampaikan Nadiem, nantinya guru bebas memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP.

Tiga komponen inti RPP terdiri dari tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan assessment. Sementara Zonasi PPDB menggunakan sistem zonasi yang lebih fleksibel. (A-01).