DELI SERDANG | ARUSMALAKA.COM

Arfi Wahyuni, S.Pd., M.Pd, (40), guru bidang studi matematika MTs Negeri 2 Deli Serdang merasa kecewa dengan ulah kepala sekolahnya, Mhd. Syukur Harahap, S.Pd.I., MA yang diduga tak menghargai hasil karyanya berupa media pembelajaran “ular tangga”.

Hal itu diketahui dari unggahan akun facebook miliknya yang mengungkapkan kekecewaan dan kekesalannya kepada atasannya itu.

Ketika dihubungi arusmalaka.com melalui saluran telepon, Senin (2/9/2019) petang WIB, ibu dua anak itu mengatakan bahwa kepala sekolah tempatnya mengajar itu sama sekali tidak menghargai hasil karyanya itu, padahal media pembelajaran ular tangga itu sangat membantu memudahkan anak-anak dalam pelajaran matematika. Selain itu, media tersebut juga telah mendapat hak paten dari Menkumham RI.

Arfi menjelaskan, bahwa media pembelajaran ular tangga itu sangat banyak jumlahnya, dan sangat rentan rusak jika tidak ditempatkan di posisi yang aman. Menurutnya, di sekolahnya ada beberapa tempat yang dinilainya aman untuk menaruh media pembelajaran ular tangga itu, seperti disusun rapi diatas lemari tiap-tiap ruang kelas maupun di ruang perpustakaan sekolah. Namun kepala sekolah tidak memberikan izin. Pengakuan Arfi, Mhd. Syukur Harahap hanya memberinya izin di gudang sekolah yang kondisinya kumuh dan sangat tidak layak.

“Kepala sekolah hanya memberi izin agar media pembelajaran hasil karya saya itu ditaruh di gudang sekolah, sementara gudang itu kondisinya sangat kumuh dan tidak layak. Saya khawatir media-media itu akan rusak jika diletakkan disitu,” kata Arfi dengan nada kesal.

“Saya sudah berulang kali memohon kepada pak kepala (kepala sekolah-red), bahkan saya ada mengirimkan video testimoni siswa saya kepada pak kepala bahwa anak-anak sangat membutuhkan media pembelajaran itu, tetapi tetap saja permohonan saya tidak digubris,” keluh Arfi.

Arfi Wahyuni, S.Pd., M.Pd memberi contoh cara mengoperasikan media pembelajaran ular tangga hasil karyanya

Kecewa karena merasa hasil karyanya tidak dihargai oleh pimpinannya, beberapa hari yang lalu Arfi menghibahkan media pembelajaran yang berjumlah 50 set itu kepada sejumlah sekolah di Kab. Deli Serdang.

“Saya kecewa, makanya saya hibahkan media-media itu pak, dari pada rusak dan tidak termanfaatkan,” ungkapnya.

Kepala MTs Negeri 2 Deli Serdang Mhd. Syukur Harahap, S.Pd.I., MA sejak kemarin belum berhasil dikonfirmasi oleh arusmalaka.com. (A-02).