TEBING TINGGI | ARUSMALAKA.COM

Robert Sihaloho (57) pengendara sepeda motor Astrea Grand BK 2572 ND warga Pelita, Kecamatan Bajenis kota Tebing Tinggi diduga tewas akibat tabrak lari

Peristiwa itu terjadi di Jalinsum Tebing Tinggi-Pematang Siantar, Afdeling 1 Perkebunan Pabatu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (16/10/2020) sekitar pukul 12.30 WIB

Menurut informasi yang dihimpun wartawan di lokasi dari keterangan salah seorang warga yang melintasi lokasi kejadian mengatakan, siang itu dirinya sedang melintas di Jalinsum Tebing Tinggi- Pematang Siantar, setiba di lokasi dirinya melihat ada sesosok mayat laki-laki di dalam parit dengan posisi telungkup

“Pada saat melintas saya melihat ada sesosok pria telungkup di dalam parit bersama sepeda motornya, di duga korban tewas akibat tabrak lari,” kata seorang pengendara yang enggan namanya disebutkan di media ini

Sementara di lokasi kejadian, petugas lakalantas Polres Tebing Tinggi Bripka Iwan Hamolongan Manurung, membenarkan ada lakalantas di Jalinsum Tebingtinggi-Pematang Siantar, yang mengakibatkan korban pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Di tempat, korban dalam keadaan telungkup di dalam parit milik perkebunan PTPN IV Pabatu,” terangnya

Melihat kejadian ini petugas lakalantas langsung mengevakuasi jasad korban dari dalam parit dan membawa langsung ke RS Bhayangkara Polres Tebing Tinggi, guna dilakukan visum.

Untuk penyebab meninggalnya korban petugas meminta keterangan beberapa saksi yang ada di lokasi. “Dugaan sementara korban meninggal akibat tabrak lari,” ucapnya Bripka Iwan.

Barang bukti yang diamankan petugas Satlantas Polres Tebingtinggi dari TKP yakni satu unit sepeda motor, dompet, KTP dan SIM milik korban ke kantor lakalantas Polres Tebing Tinggi, guna penyelidikan lebih lanjut.

(Sugito)