SERDANG BEDAGAI | ARUSMALAKA.COM

Dewan Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melalui Sekretarisnya, Abdul Firman SPd MSi mendukung inisiatif Pemkab Sergai dibawah kepemimpinan Bupati H Darma Wijaya dan Wabup H Adlin Umar Yusri Tambunan dalam mengadakan SMP Negeri di Kecamatan Silinda.

Hal tersebut dikatakannya disela kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) siswa SD dan SMP di Kecamatan Kotarih dan Silinda, Kamis (4/3/2021).

Dia mengatakan, bahwa kebutuhan pengadaan SMP Negeri di Kecamatan Silinda sudah sangat mendesak. Menurutnya, sedikitnya ada 3 alasan yang mendasari kenapa hal tersebut harus segera direalisasikan.

Yang pertama kata Firman, jumlah siswa SD kelas VI yang tamat setiap tahunnya di Kecamatan Silinda rata-rata mencapai 300 orang lebih, sementara daya tampung SMP Swasta yang ada di kecamatan itu hanya berjumlah 60 orang.

Sehingga katanya, siswa lainnya harus bersekolah ke Kecamatan Kotarih, atau bahkan ke Kabupaten Deli Serdang maupun Simalungun yang jaraknya cukup jauh.

Alasan kedua adalah lanjutnya, untuk melanjutkan sekolah ke daerah lain, para pelajar Kecamatan Silinda terkendala dengan aturan zonasi, mengingat jarak yang cukup jauh.

Sementara alasan yang ketiga menurut Firman adalah, saat ini di Kabupaten Sergai hanya Kecamatan Silinda yang belum memiliki SMP Negeri.

“Jika hal ini dapat segera terealisasi, maka tidak ada lagi kecamatan di Sergai yang belum memiliki SMP Negeri. Hal ini juga nantinya sangat memudahkan anak-anak kita untuk bersekolah jenjang SMP,” kata Firman.

Firman berharap, pengadaan SMP Negeri di Kecamatan Silinda ini dapat diprioritaskan oleh Bupati H Darma Wijaya dan Wabup H Adlin Umar Yusri Tambunan guna mendukung visi “Sergai Maju Terus” (Mandiri, Sejahtera dan Relijius).

Tampak hadir dalam monev BDR itu Plt Kadisdik Sergai Dingin Saragih, SIP yang diwakili Kabid Pembinaan SD Sugianto SPd MM beserta jajaran, Anggota Dewan Pendidikan Sergai, Drs HM Irfan Elfuadi Lubis, Korwil Disdik Kecamatan Kotarih dan Silinda Panut SPd, para pengawas, dan kepala SD dan SMP.

(A-02)