ROKAN HILIR | ARUSMALAKA.COM

Polres Rokan Hilir (Rohil) menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka Mantap Praja Lancang Kuning di Gedung Serba Guna Misran Rais, Jalam Utama Bagansiapiapi, Jumat (18/9/2020)

Rapat ini dihadiri Wakil Bupati Drs H Jamiluddin, Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK, Dandim 0321 Rohil Letkol Arh Agung Rakman Wahyudi S IP MI, Ketua DPRD diwakili Anggota DPRD Amansyah, Kajari Gaos Wijaksono, Ketua KPU Suprianto, Ketua Bawaslu diwakili Anggota Bidang Penindakan Bima, para Camat, pimpinan partai politik, media dan seluruh Kapolsek jajran Polres Rohil .

Dalam paparannya Kapolres AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK mengatakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam Rangka Mantap Praja Lancang Kuning tahun 2020 dalam rangka mempersiapkan serta mewujudkan Pilkada Rohil yang sehat, aman, tertib dan damai.

“Semoga Pilkada tahun ini berjalan dengan sehat, aman, tertib dan damai. Kenapa sehat ditempatkan di depan, sebab kita disaat menghadapi pandemi Virus Covid-19,” kata Kapolres.

Disampaikan Kapolres, bahwa untuk pengamanan dan pengawalan Pilkada tahun ini pihaknya melibatkan 612 personil masing-masing 402 personil Polres Rohil, 170 personil dari Polda Riau dan 30 pesonil Brimob Polda Riau serta di bantu TNI secara keseluruhan untuk pengamanan dan pengawalan di Pilkada Rohil totalnya 782 Personil.

“Seluruh personil ini yang bertugas mengawal dan mengamankan seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berjumlah 1234 TPS di seluruh wilayah di Rohil ini yang akan kita bagi menjadi 3 rayon masing-masing daerah aman daerah rawan dan sangat rawan,” terangnya.

Orang nomor satu di Polres Rohil itu berharap seluruh petugas yang bertugas dalam pelaksanaan Pilkada ini harus bisa menunjukan kepada masyarakat untuk patuh dan mengikuti protokol kesehatan dalam pelaksanaannya nanti. Walaupun Rohil termasuk dalam katagori rendah penyebaran Covid-19, dan akan menindak tegas bagi siapa saja yang melanggar protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada ini.

“Kita akan menindak tegas apabila tidak mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaannya,” tegas Kapolres.

Kapolres berharap seluruh kandidat dalam Pilkada ini beradu konsep, menciptakan pemilu yang tidak hoax dengan cara elegan dan beradab sesuai khazanah budaya Melayu. Tidak ada lagi adu akal adu otot, mari kita adu konsep,” ujar Kapolres.

Di akhir paparannya, perwira bunga dua itu menegaskan kepada seluruh personil yang bertugas untuk netral dan tidak berpihak. Jika berani melanggar akan di berikan sanksi sesuai aturan.

“Kita fokus pengawalan dan pengamanan agar dalam pelaksanaan Pilkada ini tertib, damai, jujur dan tranparan. Bagi personil yang melanggar akan kita beri sangsi tegas dan berat,” pungkasnya.

Sementara Ketua KPU Rohil Suprianto menjelaskan dalam penyelenggaran Pilkada ini memasuki masa penetapan pasangan calon (Paslon) pada Rabu,(23/9/2020) mendatang dan pengundian nomor urut pada Kamis (24/9/2020) serta masa kampanye mulai 26 September sampai 5 Desember mendatang.

Dia menghimbau seluruh Paslon dalam pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan di setiap fase Pilkada ini dan jika tidak diindahkan maka KPU akan berkoordinasi dengan Bawaslu untuk melakukan penindakan pelanggaran protokol kesehatan.

“Tahapan demi tahapan pencalonan sudah kita lalui, sekarang akan mamasuki masa penetapan Paslon dan nomor urut serta memasuki masa kampanye selama 71 hari. Kita minta seluruh Paslon agar mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaannya jika dilanggar akan dilakukan penindakan tegas,” jelasnya.

(Marihot)