TAPANULI SELATAN | ARUSMALAKA.COM

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Pasaribu, SPt, MM, berharap, selama memasuki bulan suci Ramadhan, tingkat kinerja dari PNS dan ASN Pemkab Tapsel jangan berkurang. Akan tetapi jadikan puasa sebagai alasan untuk semakin efektif dan efisien dalam menyelesaikan tugas. 

“Sebagaimana kita ketahui dalam sejarah, di bulan Ramadhan pun saya yakin, sejarah mencatat bahwa perang pun tetap terjadi. Jadi tidak ada alasan pada dasarnya bagi kita semua mengurangi intensitas bekerja,” tegas Dolly disela acara peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan penyambutan bulan suci Ramadhan 1442 H di Gedung Serba Guna Sarasi, Komplek Perkantoran Bupati Tapsel, Senin (5/4/2021).

Bupati menyebut, suatu nikmat bagi umat Muslim jika Allah SWT masih mengizinkan kembali bertemu bulan suci Ramadan yang penuh rahmat, ampunan dan dijauhkan dari api neraka. Ini menjadi harapan Umat Islam. Umat Islam selalu mendambakan agar dipertemukan dengan bulan Ramadhan di tahun-tahun berikutnya.

Diakui Bupati, hingga kini Pemkab Tapsel masih akan  merumuskan pedoman bersama Forkopimda Tapanuli Selatan dan unsur ‘Ulama dan Ormas Islam terkait pelaksanaan bulan suci Ramadhan, baik itu acara-acara maupun jam kerja pegawai.

“Kita sudah menerima surat edaran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat tentang pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan. Dimana pelaksanaannya tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 untuk mencegah munculnya pengelompokan penyebaran baru. Tentu kita perlu mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk dirumuskan bersama,” imbuh Bupati.

Jangan sampai, lanjut Bupati, dikarenakan semangat umat hendak beribadah, terjadi musibah muncul kembali pengelompokan kemunculan  Covid-19. Bupati juga mengajak untuk sama-sama berdoa agar Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa tetap memberikan kesehatan, kemudahan, kelapangan waktu dalam melaksanakan ibadah wajib ataupun sunnah selama bulan suci Ramadhan. 

Dalam kesempatan itu, Bupati mengurai tentang peristiwa Isra’ dan Mi’raj yang merupakan momen Nabi Muhammad SAW dalam menjemput perintah salat yang langsung bertemu dengan Allah SWT. Bahkan, kata Dolly, menurut cerita para Ulama terdahulu, Nabi Muhammad SAW mulanya menerima perintah salat 50 kali sehari semalam, atas saran Nabi Musa diminta pengurangan menjadi 5 kali sehari semalam. Nabi Musa tetap menyatakan umat Nabi Muhammad tidak akan sanggup. Tapi Nabi Muhammad tetap pada pendiriannya, sehingga umat Islam menjalankan perintah salat 5 kali sehari semalam.

Dari situ Bupati mengambil pelajaran, untuk tetap berdiskusi dengan orang-orang yang berpengalaman namun sebagai pemimpin tetap memutuskan yang terbaik dan berkomitmen pada keputusannya.

Sebelumnya Asisten Pemerintahan dan Kesra Hamdan Zen dalam laporannya menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Ibu Ketua TP. PKK dan Ketua DWP Kabupaten Tapsel yang telah membimbing dan mengarahkan kami sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik, begitu juga saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Al Ustadz H Azwardin Nasution atas kesediaannya memenuhi undangan kami guna memberikan siraman rohani kepada kita semua.

Disamping itu, perlu saya sampaikan bahwasanya kegiatan ini berdasarkan surat undangan Bupati Tapsel No 005/2042/2021 tanggal 30 Maret 2021 dan kegiatan ini mengambil tema, “Dengan mengambil hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus penyambutan bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 M, kita tingkatkan kebersamaan untuk melanjutkan pembagunan bersama masyarakat yang lebih sehat, cerdas dan sejahtera”.

Selanjutnya acara diisi dengan tausiah agama oleh Al Ustadz H Azwardin Nasution yang di undang dari Kota Medan. Turut hadir, Anggota DPRD Tapsel, unsur Forkopimda, Sekda Tapsel Parulian Nasution, Ketua TP PKK Kab. Tapsel Ny. Rosalina Dolly Pasaribu, para pemangku kepentingan serta undangan lainnya.

(Saad Siregar)