TAPANULI SELATAN | ARUSMALAKA.COM                 

Penutupan Pelatihan Berbasis kompetensi (PBK) di BLK Tapanuli Selatan dihadiri Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP)  Medan yang diwakili Ibu Juni Siahaan dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Tapanuli Selatan yang diwakili Bapak Pangadilan Hasibuan, ST di aula BLK Tapanuli Selatan Jum’at (24/6/2022).

Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP)  Medan yang diwakili Ibu Juni Siahaan dalam arahannya antara lain menyampaikan kami dari Kementerian Ketenagakerjaan direktorat Pelatihan Vokasi dan Produktivitas mempunyai visi melatih manusia untuk berproduksi.

Dihari pertama pelatihan peserta dilatih dengan softkilnya, dihari seterusnya dilatih produktivitasnya, dilatih kewirausahaannya baru dilatih tekhniknya.

Juni Siahaan cukup semangat memberikan motivasi kepada peserta pelatihan dan  langsung komunikasi dengan bertanya kepada  peserta pelatihan menjahit yaitu sudah berapa pakaian yang sudah dijahit selama pelatihan. Kontan peserta menjawab sudah 3 Jenis pakaian. Peserta menjawab kami sudah bisa membuat pakaian tunik, rok, gamis dan payet.

“Untuk itu yang belajar menjahit itu jangan sampai disini saja terus belajar di rumah, sedangkan untuk uji kompetensi nanti ada ujian teori dan praktek, ” ujar Ibu Boru Siahaan dengan semangat yang berapi api.

Dalam waktu dekat ini Peserta pelatihan akan ada uji Kompetensi (UJK).  Untuk itu diharap terus belajar di rumah,  jangan sampai disini,” harap Ibu Bermarga Siahaan ini.

Dan kemudian untuk Peserta pelatihan magot disuruh maju kedepan untuk menyampaikan pengalaman selama pelatihan di BLK.

“Saya sengaja memberikan motivasi  agar peserta semangat walaupun tidak punya uang transport, ” ujarnya.

Untuk peserta pelatihan kue silahkan berkreasi,kalau sudah mahir nanti bilamana  ada pelatihan di BLK ini silahkan dipesan melalui masakan  peserta kita ini tidak usah ke warung lagi, ” harapnya.

Pergunakanlah ilmu yang kalian dapatkan disini sebagai bekal untuk masa depan kalian,   sehingga adek adek peserta setelah selesai kegiatan pelatihan ini sudah dapat menjadi wirausaha muda, dan mari  kita ciptakan hidup mandiri dengan berwirausaha atau pelaku UMKM yang sukses, ” harapnya.

Tahun depan saya akan datang melihat  peserta pelatihan yang sudah berhasil. Dan kalau ada kendala mengenai dana, silahkan kordinasi dengan Kepala BLK Tapsel untuk membuat profosal, ” ujarnya.

Terakhir Ibu Juni Siahaan menyampaikan Titip salam  dan permohonan maaf dari bapak kepala balai besar  Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Andi Susila tidak bisa hadir karena ada tugas dinas yang tidak bisa ditinggalkan.

Sementara Kepala Dinas Tenaga kerja Kabupaten Tapanuli Selatan Yang diwakili Bapak Pangadilan Hasibuan  menyampaikan titip pesan Bapak Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Bapak Kabid Bina Tenaga Kerja tidak bisa hadir dalam acara penutupan ini karena ada tugas dinas penting yang tidak bisa ditinggalkan. 

Kehadiran Kepala  Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan yang diwakili Ibu Juni Siahaan sangat kami banggakan.  Kami bermohon kepada Ibu untuk memberikan motivasi dan dorongan agar Peserta pelatihan ini bisa hidup mandiri  setelah selesai pelatihan ini, ” ujarnya.

Kepada Seluruh peserta pelatihan untuk tetap belajar di rumah dan pelatihan sangat banyak manfaatnya minimal untuk diri sendiri dan oranglain, ” Ujar Pangadilan Hasabuan.

Dengan mengucapkan  Alhamdulillahirobbilalamin  Pelatihan Berbasis kompetensi (PBK) di BLK Tapanuli Selatan secara resmi saya tutup.

Sebelumnya kepala BLK Tapanuli Selatan M.Hasan PH. Dalimunthe menyampaikan, bahwa kegiatan berbasis kompetensi(PBK) ini dimulai tanggal 5 april sampai 20 mei 2022. Peserta pelatihan ini sebanyak 3 Jurusan yaitu 1. jurusan menjahit  baju wanita dewasa sebanyak 16 orang,

2. Jurusan pembuatan roti dan kue sebanyak 16 orang dan 3. Jurusan Pelatihan budidaya maggot BSF sebanyak 16 orang.

Untuk pelatihan menjahit pakaian dewasa dengan waktu selama 33 hari atau 260 JP, untuk pelatihan roti dan kue selama 18 hari atau 140 JP dan pelatihan budidaya maggot BSF  juga selama 18 hari atau 140 JP, ” ujar Kepala BLK Tapsel.

Tempat Pelatihan UPTD BLK Tapanuli Selatan dan  materi Pelatihan yaitu :1 teori, 2 tanya jawab, 3 praktek. Peserta Pelatihan berasal dari Kecamatan yang ada di Talsel dan kota Padang Sidimpuan,” ujarnya.

Kami mengucapkan terima kasih kepada instruktur yang telah berusaha keras  mengajari peserta pelatihan mulai dari pembukaan sampai penutupan pelatihan,” ujar Hasan.

Penutupan Pelatihan berbasis kompetensi (PBK) ditandai dengan pemberian sertifikat secara simbolis pada peserta pelatihan menjahit baju wanita dewasa,peserta pembuatan roti dan kue dan peserta budidaya maggot.

(Saad Siregar)