LABUHANBATU | ARUSMALAKA.COM

Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Labuhanbatu (ULB), Ferry Setiawan, bersama sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST), menyerahkan bantuan kepada keluarga Harmaini Ritonga di Lorong Sepakat Pasar Negeri Lama, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, Kamis (15/10/2020).

Sebelumnya, pada Senin sore (12/10/2020) lalu, musibah angin puting beliung disertai hujan deras yang terjadi telah mengakibatkan rumah tempat tinggal keluarga Harmaini Ritonga mengalami kerusakan cukup parah. 

“Bencana angin puting beliung yang disertai hujan sangat deras itu mengakibatkan rumah Bapak Harmaini Ritonga mengalami kerusakan cukup parah. Anak tertua Pak Harmaini, Bahri Ritonga, adalah mahasiswa semester 5 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULB,” kata Ferry Setiawan. 

Karena itu, lanjut Ferry, dirinya selaku Presma ULB bersama-sama dengan Ketua BEM FKIP, Duma Intan Siregar, Ketua BEM FEB, Evanda Nasution, dan Ketua BEM FST, Wiwit Mahardika, melakukan penggalangan dana di kampus mereka di Rantauprapat sebagai wujud kepedulian untuk membantu rekan mahasiswa dan keluarganya yang tertimpa musibah. 

“Kami membantu bukan karena kami berlebih, tapi semata-mata sebagai wujud kepedulian kami terhadap sesama rekan mahasiswa yang keluarganya sedang ditimpa musibah. Mudah-mudahan bantuan uang sejumlah Rp 2.800.000,- yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi keluarga Pak Harmaini Ritonga,” ujar Presma ULB itu. 

Dalam kesempatan itu, pasangan suami-istri (Pasutri) Harmaini Ritonga dan Wartini selaku orangtua mahasiswa ULB, Bahri Ritonga, mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Presma ULB serta para Ketua BEM yang telah datang dan memberikan bantuan kepada mereka. 

“Hanya ucapan terimakasih yang dapat kami sampaikan, kiranya bantuan yang telah ananda-ananda berikan kepada kami ini menjadi catatan amal baik dan mendapat balasan dari Allah Subhanahu Wata’ala,” ujar Harmaini Ritonga dengan rasa haru. 

(Dhedi Bas)