SIMALUNGUN | ARUSMALAKA.COM

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Marwan, melaksanakan monitoring terkait verifikasi faktual bakal calon perseorangan Pilkada 2020 di Kabupaten Simalungun, Senin (29/6/2020).

Selama proses monitoring di kabupaten bersemboyan ” Habonaron do Bona” itu dia didampingi Komisioner Bawaslu Kabupaten Simalungun Mr. Choir beserta PPS dan Panwascam.

Verifikasi faktual yang dilaksanakan adalah di Kecamatan Siantar dengan jumlah 4905 dukungan dan untuk Desa Pematang Simalungun berjumlah 525 orang. 3 orang pendukung Bakal Calon Perseorangan (Wakner Damanik-Abidinsyah Sinaga) di Desa Pematang Simalungun setelah dilakukan verifkasi faktual ketiganya memenuhi syarat.

Marwan sempat bertanya kepada PPS yang mendampinginya apakah tidak diperlukan tanda tangan pendukung guna melengkapi keabsahan berkas syarat dukungan. “Tidak pak, hanya di catat di kolom keterangan MS (memenuhi syarat)” jawab PPS tersebut.

Marwan juga menegaskan kepada jajaran pengawas tingkat daerah agar lebih teliti dalam melaksanakan verifikasi faktual, sehingga hasil dari verifikasi dapat dilporkan sesuai fakta dilapangan dan berjalan sesuai aturan.

Protokol kesehatan covid 19 menjadi bagian yang harus diawasi. “Semua pihak harus menaati protokol kesehatan covid 19, dan akan menjadi masalah juga jika kita melakukan pengawasan tetapi personil pengawas sendiri tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD),” ujar Koordinator Divisi Humas Bawaslu Provinsi Sumut itu.

Menurutnya, verifikasi faktual dilakukan guna memvalidasi dan mensinkronisasi antara data dan bukti di lapangan agar sesuai dengan data yang diajukan sebagai syarat dukungan bakal calon yang telah di serahkan ke KPU yang telah di lakukan penelitian administrasi.

“Dalam pelaksanaan verifikasi vaktual harini sesuai prosedur dan berjalan dengan lancar, dengan melibatkan pihak terkait. Simalungun termasuk salah satu dari 11 kabupaten/ kota yang mengusung calon perseorangan pada Pilkada tahun 2020,” kata Marwan.

(Sugito)